5 Jenis Jamur yang Populer dan kandunganya

5 Jenis Jamur yang Populer dan kandunganya – Ada banyak jenis jamur di dunia. Meski secara teknis merupakan sejenis jamur, jamur umumnya dikategorikan sebagai sayuran untuk keperluan kuliner. Dari jamur umum dan terjangkau hingga varietas eksotis dari luar negeri, ada banyak pilihan.

Artikel ini menyajikan daftar jamur yang dapat dimakan dengan karakteristik rasa utama, nilai gizi, gambar, cara menggunakannya, dan banyak lagi.

1. Jamur Cremini

Nama ilmiah: Agaricus bisporus
Nama alternatif: Baby bella, jamur coklat, jamur kastanye, crimini
Wilayah berkembang: Wilayah berawan di Eropa dan Amerika Utara
Cara memasak: menumis, memanggang, menumis, sup / semur, tumis
Jamur cremini merupakan salah satu jenis jamur yang termasuk dalam keluarga jamur kancing putih. Nama spesiesnya adalah Agaricus bisporus, dan keluarga jamur ini juga termasuk portobello.

Ketiga jamur ini — cremini, portobello, dan white button — adalah tiga jamur yang paling umum dikonsumsi secara global
Konon, ketiga jamur ini sebenarnya adalah jamur yang sama. Meski terlihat berbeda, variasi penampilannya hanya bergantung pada usia.

Jamur kancing putih adalah yang paling segar dan termuda, kemudian cremini, dan portobello dibiarkan matang untuk waktu yang lama. Dibandingkan dengan kancing putih, jamur cremini memiliki warna yang lebih kecokelatan, tekstur yang meatier, dan rasa yang lebih dalam.

Secara nutrisi, 3,5 oz (100 gram) jamur cremini menyediakan

Kalori: 22 kkal
Karbohidrat: 4.3 g
Serat: 0,6 g
Gula: 1,72 g
Lemak: 0,1 g
Protein: 2,5 g

Poin Utama: Jamur cremini cukup bergizi dan sangat enak. Mereka termasuk keluarga Agaricus Biporus, dan mereka sedikit lebih matang daripada jamur kancing putih.

2. Jamur Morel

Nama ilmiah: Morchella esculenta
Nama alternatif: Morel umum, morel sejati
Wilayah berkembang: Asia Timur, Eropa, Amerika Utara, Asia Barat
Cara memasak: menumis, memanggang, menumis, sup / semur, tumis
Ini pasti beberapa jamur paling unik, tidak biasa, dan misterius dalam hal penampilan.

Jamur morel (Morchella esculenta) terlihat seperti sarang lebah pada tongkat, dan rasanya unik seperti tampilannya. Jika Anda pernah mencoba jamur shiitake sebelumnya, maka Anda akan memahami rasa “gemuk” yang dimilikinya.

Ini seperti itu, hanya lebih pekat, dan memiliki semacam rasa pedas juga. Singkatnya, jika Anda menyukai shiitake, Anda mungkin akan menyukai Morels.

Sayangnya, budidaya jamur morel dalam skala besar sulit dilakukan, sehingga sangat jarang ditemukan di toko. Namun, jamur ini tersedia di beberapa daerah, dan jamur morel kering lebih banyak tersedia.

Kit tanam untuk membuatnya sendiri juga tersedia, dan mereka dapat tumbuh dengan aman di kebun (pengungkapan: tautan afiliasi).

Profil nutrisi dasar jamur morel per 3,5 oz (100 gram) adalah sebagai berikut

Kalori: 31 kkal
Karbohidrat: 5,1 g
Serat: 2,8 g
Gula: 0,6 g
Lemak: 0,57 g
Protein: 3,12 g

Poin Utama: Jamur morel memiliki keunikan baik dari segi rasa maupun penampilannya. Sayangnya, mereka hampir tidak mungkin untuk dibeli, tetapi kita dapat dengan mudah memetik atau menumbuhkannya sendiri.

3. Jamur Shiitake

Nama ilmiah: Lentinula edodes
Nama alternatif: Jamur hitam, jamur ek emas, jamur kayu ek
Wilayah berkembang: Terutama Asia Timur (tetapi tersedia di seluruh dunia)
Cara memasak: ditumis, ditumis, sup / semur, tumis, isi bahan
Shiitake (Lentinula edodes) adalah salah satu jenis jamur paling populer, dan untuk alasan yang bagus: rasanya enak.

Dengan rasa yang gemuk dan kenyal, mereka cocok dengan hampir semua makanan, dan sekarang menjadi jamur ketiga yang paling banyak dibudidayakan di dunia.

Jamur ini sering diklaim memiliki manfaat kesehatan juga. Sementara beberapa dari klaim ini dibesar-besarkan, percobaan acak yang menampilkan 52 pria dan wanita sehat menemukan bahwa asupan jamur shiitake menyebabkan kadar CRP sedikit lebih rendah. CRP adalah penanda peradangan, dan dosis dalam penelitian ini berada pada tingkat yang realistis dari konsumsi harian secara umum

Per porsi 3,5 oz (100 gram), jamur shiitake memberikan nilai gizi sebagai berikut

Kalori: 34 kkal
Karbohidrat: 6.79
Serat: 2,5 g
Gula: 2,38 g
Lemak: 0,49 g
Protein: 2,24 g

Jamur shiitake juga tersedia dalam bentuk kering, yang memiliki rasa yang lebih dalam dan lebih pekat serta nilai gizi yang lebih tinggi (pengungkapan: tautan afiliasi).

Cari tahu lebih lanjut tentang jamur shiitake di sini.

Poin Utama: Shiitakes adalah salah satu yang paling populer di dunia (dan

jamur yang bisa dimakan dengan rasa terbaik.

4. Jamur Tiram

Nama ilmiah: Pleurotus ostreatus
Nama alternatif: Jamur abalon, jamur pohon
Wilayah berkembang: Terutama Cina, tetapi diproduksi di seluruh dunia
Cara memasak: ditumis, ditumis, sup / semur, tumis
Jamur tiram merupakan bagian dari famili spesies jamur Pleurotus, dan tumbuh di pohon

Mereka memiliki penampilan yang mencolok dan tekstur kenyal seperti daging. Namun, berbeda dengan beberapa jamur lainnya, jamur tiram hanya memiliki rasa yang ringan.

Berikut adalah nilai gizi dasar jamur tiram per porsi 3,5 oz (100 gram)

Kalori: 33 kkal
Karbohidrat: 6.09 g
Serat: 2,3 g
Gula: 1,11 g
Lemak: 0,41 g
Protein: 3,31 g

Poin Utama: Jamur tiram lembut dan berdaging, dan sangat cocok digunakan untuk tumis karena rasa dan bentuknya yang lembut.

5. King Oyster MushroomsSebuah Group Jamur King Oyster.

Nama ilmiah: Pleurotus eryngii
Nama alternatif: Jamur coklat raja, terompet raja
Wilayah berkembang: Seluruh Dunia
Cara memasak: Memanggang, menggoreng, memanggang, menumis, sup / semur, tumis
Seperti yang ditunjukkan di atas, jamur tiram raja adalah salah satu jenis jamur terbesar yang bisa dimakan. Mereka memiliki penampilan yang mencolok dan bentuk yang sangat tebal, memberi mereka tekstur yang sangat kenyal dan kenyal, mirip dengan makanan seperti cumi-cumi.

Karena alasan ini, memanggang king tiram dalam oven bekerja dengan baik dan menghasilkan rasa yang dalam dan kaya. Tambahkan sedikit mentega / minyak dan garam terlebih dahulu untuk menambah rasa.

Jamur menggunakan nama ilmiah Pleurotus eryngii dan berasal dari Eropa, Asia, dan Afrika Utara, tetapi varietas yang berbeda dapat ditemukan di seluruh dunia (12).

Profil nutrisi dasar untuk jamur tiram raja per 3,5 oz (100 gram) adalah sebagai berikut:

Kalori: 35 kkal
Karbohidrat: 5.0 g
Serat: 1.0g
Gula: 1.0 g
Lemak: 0,50 g
Protein: 3,0 g
Sumber Data: CRDB

Meskipun harga jamur tiram raja bisa sedikit mahal, Anda sering dapat mengambilnya dengan harga lebih rendah jika Anda pergi ke pasar Cina / Asia.

Poin Kunci: Besar, enak, dan penuh nutrisi bermanfaat – jamur tiram raja sangat bagus.