Jenis-jenis Relationships Pemodelan Data

Relationships adalah perekat yang menyatukan meja. Mereka digunakan untuk menghubungkan informasi terkait antar tabel. Digunakan untuk membuat sebuah pemodelan ERD.

Kekuatan Relationships didasarkan pada bagaimana kunci utama dari entitas terkait didefinisikan. Relasi yang lemah, atau tidak mengidentifikasi, ada jika kunci utama dari entitas terkait tidak mengandung komponen kunci utama dari entitas induk. Contoh database perusahaan meliputi:

  • Pelanggan ( CustID, custName)
  • Pesanan ( OrderID, CustID, Tanggal)

Sebuah Relationships yang kuat, atau mengidentifikasi, ada ketika kunci utama dari entitas terkait berisi komponen kunci utama dari entitas induk. Contohnya meliputi:

  • Kursus ( CrsCode, DeptCode, Deskripsi)
  • Kelas ( CrsCode, Bagian, Waktu Kelas…)

Jenis Relationships

Di bawah ini adalah deskripsi dari berbagai jenis Relationships dalam pemodelan ERD.

Relationships satu ke banyak (1:M)

Relationships satu ke banyak (1:M) harus menjadi norma dalam setiap desain basis data relasional dan ditemukan di semua lingkungan basis data relasional. Misalnya, satu departemen memiliki banyak karyawan.

Relationships satu ke satu (1:1)

Relasi one to one (1:1) adalah relasi satu entitas dengan hanya satu entitas lainnya, dan sebaliknya. Seharusnya jarang dalam desain basis data relasional apa pun. Bahkan, itu bisa menunjukkan bahwa dua entitas sebenarnya termasuk dalam tabel yang sama.

Contoh dari database PERUSAHAAN adalah satu karyawan dikaitkan dengan satu pasangan, dan satu pasangan dikaitkan dengan satu karyawan.

Relationship Banyak ke banyak (M:N)

Untuk hubungan banyak ke banyak, pertimbangkan poin-poin berikut:

  • Itu tidak dapat diimplementasikan seperti itu dalam model relasional.
  • Itu dapat diubah menjadi dua Relationships 1:M.
  • Hal ini dapat diimplementasikan dengan memecah untuk menghasilkan satu set Relationships 1:M.
  • Ini melibatkan implementasi entitas komposit.
  • Membuat dua atau lebih Relationships 1:M.
  • Tabel entitas komposit harus berisi setidaknya kunci utama dari tabel asli.
  • Tabel penautan berisi beberapa kemunculan nilai kunci asing.
  • Atribut tambahan dapat diberikan sesuai kebutuhan.

Dapat menghindari masalah yang melekat dalam hubungan M:N dengan membuat entitas komposit atau entitas jembatan. Misalnya, seorang karyawan dapat mengerjakan banyak proyek ATAU sebuah proyek dapat memiliki banyak karyawan yang mengerjakannya, tergantung pada aturan bisnis. Atau, seorang siswa dapat memiliki banyak kelas dan satu kelas dapat menampung banyak siswa.

Contoh pemetaan tipe Relationships biner M:N

Untuk setiap relasi biner M:N, identifikasikan dua relasi.

A dan B mewakili dua tipe entitas yang berpartisipasi dalam R.

Buat relasi baru S untuk mewakili R.

S harus berisi PK dari A dan B. Ini bersama-sama dapat menjadi PK dalam tabel S ATAU ini bersama-sama dengan atribut sederhana lainnya dalam tabel baru R dapat menjadi PK.

Kombinasi dari kunci utama (A dan B) akan membuat kunci utama S.

Relationships unary (rekursif)

Sebuah Relationships unary, juga disebut rekursif, adalah satu di mana ada hubungan antara kejadian dari entitas yang sama set. Dalam hubungan ini, kunci utama dan kunci asing adalah sama, tetapi mereka mewakili dua entitas dengan peran yang berbeda.

Untuk beberapa entitas dalam Relationships unary, kolom terpisah dapat dibuat yang merujuk ke kunci utama dari kumpulan entitas yang sama.

Relationships Terner

Sebuah Relationships ternary adalah jenis hubungan yang melibatkan banyak ke banyak hubungan antara tiga meja.

Untuk setiap relasi n-ary (>2), buat relasi baru untuk merepresentasikan relasi tersebut.

Kunci utama dari relasi baru adalah kombinasi dari kunci utama dari entitas yang berpartisipasi yang memegang sisi N (banyak).

Dalam kebanyakan kasus hubungan n-ary, semua entitas yang berpartisipasi memiliki banyak sisi.

Untuk memahami lebih mendalam mengenai pemodelan data ERD bisa melihat contoh ERD.