Memahami Kesunnahan Do’a Setelah Adzan

Salah satu ibadah Sunnah yang memiliki pahala dan keutamaan yang besar adalah mengumandangkan adzan. Adzan adalah seruan untuk kaum muslim di seluruh dunia untuk menunaikan ibadah sholat. Adzan juga menunjukkan bahwa waktu untuk sholat telah tiba. Orang yang mengumandangkan adzan disebut dengan muadzin. Muadzin yang pertama adalah Bilal bin Rabah. Beliau mengumandangkan adzan untuk pertama kalinya pada zaman Rasulullah Saw. Bilal dipilih Rasulullah untuk mengumandangkan adzan karena memiliki suara lantang yang merdu, menghayati kalimat-kalimat adzan, berdisiplin tinggi dan berani. Saat muadzin melafalkan adzan, Sunnah bagi yang mendengarnya untuk menjawab adzan. Setelah adzan selesai, Sunnah untuk semua muslim yang mendengarnya untuk membaca do’a. Do’a setelah adzan adalah sebagai berikut:

Allahumma Rabba hadzihid-da’wati  at- tammati, wash-sholatil- qaimati, ati sayyidana Muhammad al-washilah Wal Fadlilah, wad-darazatar rafi’ah, wab’atshu maqaman mahmudan alladzi wa’atdah, innaka la tukhliful – mi’ad

Artinya :

Ya Allah yang memiliki seruan sempurna dan shalat yang tetap didirikan, karuniailah Nabi Muhammad wasilah ( tempat yang luhur) dan kelebihan serta kemuliaan dan derajat yang tinggi dan tempatkan lah dia pada kedudukan yang terpuji yang telah Engkau janjikan, sesungguhnya Engkau tiada menyalahi janji, wahai zat yang Maha Penyayang.

Diriwayatkan dari Anas r.a. Rasulullah SAW bersabda : ” do’ a antara adzan dan iqamah tidak akan ditolak”( HR Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

Selain itu Jabir bin Abdullah mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda :” barangsiapa  membaca do’a setelah mendengar panggilan muadzin, niscaya dia akan memperoleh syafaat dihari kiamat”. Dari penjelasan di atas dapat dijabarkan keutamaan-keutamaan  dari do’a setelah adzan, diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Memperoleh pahala yang besar

Sebagaimana  Hadits yang di riwayatkan oleh  Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

“Seandainya orang-orang  mengetahui pahala yang terkandung pada adzan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak mungkin mendapatkannya, kecuali dengan cara mengadakan undian di atasnya, niscaya mereka akan mengadakan undian.”( HR Bukhari dan Muslim)

  • Diampuni dosa-dosanya

Apabila seseorang mengumandangkan adzan maka dosa-dosanya akan diampuni, sebagaimana diriwayatkan dalam hadist berikut , Rasulullah SAW bersabda :

Tuhanmu takjub kepada seorang pengembala domba di puncak bukit gunung, dia mengumandangkan adzan untuk shalat kemudian dia sholat, maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,’ lihatlah hamba-Ku ini, dia mengumandangkan adzan dan beriqamah untuk sholat, dia takut  kepada-Ku. Aku telah mengampuni hamba-Ku dan memasukkannya ke dalam surga.”( HR  Abu Dawud  dan An Nasa’i)

  • Sebagai jembatan masuk surga

Selain diampuni dosa-dosanya seorang muadzin akan mendapatkan jaminan masuk surga sebagaimana diriwayatkan dalam hadist di bawah ini:

” Kami pernah bersama Rasulullah SAW, lalu Bilal berdiri dan mengumandangkan adzan. Ketika selesai Rasulullah SAW bersabda, ‘ barangsiapa mengucapkan seperti ini dengan yakin, niscaya dia masuk surga’.”( HR An-Nasa’i)

  • Dapat mengusir setan

Keutamaan adzan yang lainnya adalah dapat mengusir setan. Apabila adzan dikumandangkan maka setan akan pergi, sebagaimana  Abu Hurairah menceritakan tentang hal ini bahwa Rasulullah SAW bersabda :

” Apabila diserukan adzan untuk shalat, syaitan pergi berlalu dalam keadaan ia kentut hingga tidak mendengar adzan. Bila muadzin selesai mengumandangkan adzan, ia datang hingga diserukan Iqamah dia berlalu lagi.”( HR Bukhari dan Muslim)

Demikianlah ulasan dari Kesunnahan Do’a Setelah Adzan. Semoga bermanfaat ya terimakasih.