Daftar Museum yang Bisa Dikunjungi Secara Virtual

Cara berkeliling museum secara virtual ini sebenarnya bukanlah barang baru. Google sudah tawarkan fitur ini sejak lama bersama platform bernama Google Arts and Cultural. Jadi, anak-anak sanggup datang ke dan berkeliling museum untuk lihat koleksi-koleksi di sana melalui ponsel pandai atau komputer. Berikut daftar museum yang sanggup Anda kunjungi secara virtual.

 

1. Museum Nasional Indonesia

Museum Nasional Indonesia atau Museum Gajah berlokasi di Jakarta. Sejak berdiri pada 2014, museum ini selamanya dibanjiri pengunjung yang dambakan memahami lebih jauh perihal Indonesia. Belakangan, mereka tawarkan fasilitas tur virtual untuk menjelajahi seluruh ruangan sampai teliti koleksinya.

Ini dapat jadi pengalaman baru dan menggembirakan bagi anak-anak dikarenakan gambarnya berupa panoramik. Dengan gunakan layar sentuh atau mouse, layar sanggup diputar 360 derajat agar sanggup lihat ke beraneka arah.

Untuk mampir ke sana, Anda tidak wajib mengeluarkan cost perjalanan. Cukup klik tautan tur museumnya, maka Anda dapat langsung berada di daerah museum, tepat di depan Gedung Arca. Klik tombol arah panah untuk melanjutkan perjalanan ke dalam museum.

Aktifkan audio jika dambakan mendengarkan penjelasan berasal dari narator perihal ruangan dan konten yang ada di sana. Koleksi seperti patung atau diorama pun sanggup dilihat secara teliti dan jelas. Menariknya, terdapat pilihan VR di sudut kanan bawah untuk melaksanakan tur museum gunakan perangkat VR atau dengan jasa virtual tour.

 

2. Museum Bank Indonesia

Berikutnya Anda termasuk sanggup mengajak anak-anak studi perihal bank di Museum Bank Indonesia. Museum ini berlokasi di Jakarta Barat, yang mana dulunya adalah bekas kantor Bank Indonesia. Namun, kini gedung tersebut sudah disulap jadi cagar budaya dan diisi bersama beraneka koleksi berharga.

Virtual tour Museum Bank Indonesia sanggup Anda kunjungi di tautan ini. Sama seperti di museum yang pertama tadi, Anda langsung berada di daerah depan gedung. Di sana terdapat tiga pilihan jalur, dan panah paling kiri dapat membawa Anda masuk ke dalam lobby museum.

Jelajahi seluruh ruangan di sana untuk memahami dan studi perihal sejarah duit dan bank di Indonesia. Anda sanggup mengendalikan tampilan atau membiarkan layarnya berputar otomatis perlihatkan seluruh sisi ruangan.

 

3. Monumen Nasional (Monas)

Monumen Nasional atau kerap disebut Monas berbeda bersama Museum Nasional. Ini adalah monumen untuk mengenang perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan. Bagi yang belum dulu mampir langsung ke Monas, tur virtual dapat jadi pengalaman yang menyenangkan.

Melalui Google Arts and Cultural, Anda sanggup datang ke Monas seperti di dunia nyata. Dimulai berasal dari bagian luarnya, selanjutnya menjelajahi ruangan demi ruangan sampai bersama lantai paling atas. Kendati titik paling terkenalnya adalah di bagian puncak, namun sebenarnya ada banyak koleksi menarik di Monas.

Anda sanggup mengajak anak-anak untuk lihat diorama perjalanan sejarah Indonesia berasal dari zaman ke zaman. Dimulai berasal dari zaman kerajaan, era menuju kemerdekaan sampai memasuki era modern. Dengan tur virtual 360 derajat ini Anda termasuk sanggup mengintip sekilas kota Jakarta yang memutari Monas.

Google menyediakan penampakan Monas berasal dari luar dan dalam, namun sepertinya tetap belum amat lengkap.

 

4. Balai Pelestarian Situs Manusia Purba

Seperti diketahui, keliru satu kerangka manusia purba tertua di dunia dulu ditemukan di Indonesia. Kini, seluruh sejarah tersebut disimpan dan dilestarikan di Balai Pelestarian Manusia Purba Sangiran. Anak-anak sanggup studi banyak perihal manusia purba dan sejarahnya sampai jadi manusia modern.

Beberapa koleksi yang sanggup ditemukan di sana pada lain fosil manusia purba, beberapa relief buatan dan lukisan. Meski berfokus pada manusia purba, keberadaan lukisan sosok Raden Saleh termasuk lumayan mengambil perhatian di sana. Sayangnya, untuk tur museum virtualnya tidak amat memuaskan.

Sayangnya, belum ada situs formal berasal dari pengelola atau pemerintah yang menyediakan tur virtual museum Pelestarian Situs Manusia Purba. Anda cuma sanggup gunakan platform Google untuk membuka isi museum. Kurangnya pencahayaan di dalam ruangan sebabkan pengalaman tur jadi kurang menyenangkan.

 

5. J Paul Getty Museum

Setelah senang datang ke beberapa museum nasional, tidak ada salahnya coba tur virtual ke luar negeri. Anda sanggup mengajak anak-anak ke Los Angeles, Amerika Serikat, tepatnya di J Paul Getty Museum. Di sana terdapat banyak koleksi seni berupa patung, lukisan, gambar, dan sebagainya.

Dari barang-barang kreatif kuno di Museum Getty, ada yang usianya sudah lebih berasal dari 6.000 tahun. Tidak banyak museum seni yang punya tur virtual dan ini adalah keliru satu pilihan terbaik untuk Anda dan anak-anak. Google Arts & Culture tawarkan tur virtual 360 derajat untuk lihat seisi ruangan.

Cukup klik arah pintu kemana Anda dapat bergerak dan zoom tampilan agar lukisan atau patung koleksinya terlihat lebih jelas. Selain sanggup diakses melalui platform formal Google, J Paul Getty Museum termasuk ada di Xplorit. Gunakan perangkat VR untuk mendapat pengalaman terbaik.

 

6. Museum Guggenheim

Setelah tur virtual art museum arts di Los Angeles, pilihan seterusnya adalah Museum Guggenheim. Museum yang berada di New York ini termasuk berisikan barang-barang seni berasal dari beraneka aliran. Anda sanggup mengajari anak perihal seni lebih banyak bersama menjelajahi Museum Guggenheim.

Guggenheim tidak cuma berada di New York, melainkan termasuk ada di beberapa negara lain. Tujuannya adalah menghimpun dan melestarikan karya-karya seni epik untuk menambahkan pendidikan. Bukan cuma seni kontemporer, namun termasuk seni moderen dipajang di sana agar pengunjung sanggup mengeksplorasi banyak hal.

Ditambah lagi, hal menarik berasal dari Museum Guggenheim bukan berasal dari koleksinya saja melainkan arsitektur bangunannya. Tetapi jangan lupa dampingi anak agar mereka tidak keliru menafsirkan arti berasal dari lukisan atau foto yang dipamerkan. Klik tautan ini untuk langsung masuk ke dalam Museum Guggenheim New York.

 

7. Musee (Museum) d’Orsay

Paris dikenal sebagai kota pusat mode dunia yang termasuk jadi keliru satu target wisata terfavorit turis mancanegara. Tetapi bersama keadaan pandemi COVID-19, pemerintah Prancis menutup beberapa besar tempat-tempat umum. Itu termasuk museum terkenal Musee d’Orsay di kota Paris.

Tetapi melalui platform Google Arts and Cultural, museum ini selamanya sanggup dikunjungi secara virtual. Sebelum fungsinya dialihkan jadi museum, dulunya bangunan ini adalah stasiun kereta api. Jadi, jangan heran jika pas memasuki ruangan utama Anda dapat lihat jam berukuran besar.

Karya-karya seni di sana dibikin oleh para seniman asli berasal dari Prancis, mulai berasal dari lukisan dan patung-patung. Langsung masuk ke lobby museum di tautan ini untuk lihat koleksi-koleksi antiknya.

 

8. Museum Van Gogh

Para seniman lukis dunia pasti akrab bersama nama Vincent Van Gogh. Ia adalah sosok besar yang sudah berkontribusi untuk pertumbuhan seni lukis. Kebanyakan hasil lukisan Van Gogh adalah perihal alam, namun di tiap-tiap karyanya ia termasuk mengekspresikan jiwanya.

Berbagai karya-karyanya itu dipamerkan dalam Museum Van Gogh. Selain itu, dokumen perihal kehidupannya sanggup ditemukan di sana untuk mengenal siapa Van Gogh. Di dalam sana terdapat beberapa mahakarya terkenal Van Gogh seperti The Potato Eaters dan Sunflowers.

Anda sanggup mengajak anak-anak memutari Museum Van Gogh melalui Google Arts and Cultural di tautan ini. Nikmati keindahan lukisan-lukisan alamnya bersama langkah mengklik lukisan yang ada di tembok atau jadi besar tampilannya.

 

9. Museum Nasional Korea

Museum yang satu ini amat sesuai bagi anak yang menggemari kebudayaan Korea. Walaupun, di dalamnya lebih mengarah ke koleksi-koleksi perihal budaya tradisional Korea. Sejarah dan kehidupan penduduk Korea berasal dari beraneka periode diabadikan dalam Museum Nasional Korea di Seoul.

Bangunannya lumayan luas untuk dijelajahi ruangan demi ruangannya. Museum in memiliki tujuan menambahkan edukasi perihal sejarah Korea kepada seluruh kalangan. Setiap koleksi dipisahkan berdasarkan temanya, mulai berasal dari karya porselen, artefak, ornamen khas, dan sebagainya.

Jika Anda bingung bersama perjalanan tur virtual Museum Nasional Korea di Google, lumayan klik gambar tiap-tiap barangnya. Itu dapat membawa Anda langsung ke dalam ruangan tertentu dan seluruhnya sanggup dilihat secara 360 derajat.

 

10. Museum Memorial Hiroshima Peace

Pernah mendengar perihal kejadian pengeboman nuklir di kota Hiroshima, Jepang? Museum ini sanggup menyatakan kepada Anda bagaimana cerita dan penderitaan para korban pada pas itu. Jika Anda pergi ke Jepang, museum ini mungkin sanggup jadi keliru satu target wisata.

Tetapi di sedang pandemi seperti ini, tur virtual pasti dapat menghemat bujet jalan-jalan Anda. Cukup kunjungi tautan tur virtual Memorial Hiroshima Peace melalui platform formal yang sudah disediakan. Koleksi di dalamnya pada lain foto-foto, lukisan, barang-barang berasal dari para korban, dan bukti lain.

Berjalan-jalan ke museum sebenarnya tidak dapat ada habisnya dikarenakan tiap-tiap daerah punya ceritanya masing-masing. Bahkan untuk datang ke beraneka virtual museum pun Anda pasti butuh pas seharian. Namun setidaknya beberapa museum virtual Indonesia dan luar negeri di atas sanggup jadi pilihan menarik.