Berbagai Jenis Chiller

Chiller adalah komponen utama pada sistem tata udara atau HVAC (Heating, Ventilation and Air-Conditioning) baik itu pada sektor komersial maupun industrial karena alat ini memperluas kapasitas pendinginan sistem Water Meter Amico. Ketika Anda perlu menentukan chiller, Anda perlu paham mengenai beraneka model chiller dan seberapa efisiennya.

Artikel ini akan mengulas beraneka model pendingin untuk aplikasi komersial dan industri, serta kelebihan dan kekurangan berasal dari masing-masing. Tujuannya adalah untuk menolong Anda membuat keputusan yang tepat di dalam pemilihan model chiller yang tepat.

 

Penggunaan Chiller Pada Sektor Industri

Sistem chiller sangat perlu untuk pemeriksaan suhu dan pendinginan di beberapa industri. Memilih model chiller industri yang tepat untuk sistem dan pendinginan ruang mampu menurunkan ongkos pendingina dan menaikkan efisiensi operasional.

 

Berbagai Jenis Chiller

Ada beberapa model chiller yang beredar yang sudah pasti perlu untuk dipertimbangkan, karena masing-masing jenisnya beroperasi bersama dengan cara yang berbeda. Beberapa pendingin gunakan kompresor, saat yang lain tidak. Berbagai model chiller yang dimkasud meliputi:

 

1. Centrifugal Chillers

Jenis chiller ini merubah daya kinetik menjadi daya statis melalui sistem kompresi. Ini menarik refrigeran atau zat bersama dengan bilah impellernya, kemudian membawanya ke tingkat tekanan yang lebih tinggi, dan kemudian menolak panas berasal dari refrigeran. Nah, Chiller sentrifugal adalah keliru satu model chiller yang menerapkan kompresor mekanis.

 

2. Absorption Chiller

Chiller absorbsi ini mengirim uap atau air panas melalui tabung, tujuannya untuk mendidihkan refrigeran yang akan masuk ke kondensor agar berubah menjadi uap. Refrigeran lagi ke absorber atau penyerap, yang menyerapnya menjadi larutan lithium bromida dan mengubahnya lagi menjadi uap refrigeran. Absorber menggantikan kompresor mekanis, yang ada pada model chiller lain, seperti chiller sentrifugal. Jenis chiller absorbsi terdiri berasal dari pendingin pengaruh tunggal, pengaruh ganda, dan langsung.

 

3. Modular Chiller

Chiller modular ada di dalam beberapa jenis, meliputi : sentrifugal, sekrup, dan gulir. Jenis yang berbeda berikut menentukan cara kerja chiller bersama dengan zat pendinginnya. Namun, perbedaan utama pada pendingin modular dan model pendingin lainnya adalah kenyataan bahwa Anda mampu memasangkan dua atau lebih pendingin modular bersama untuk memperluas kapasitas pendinginan sistem Anda. Dalam pengaturan ini terdiri berasal dari satu atau lebih pendingin modular berada di bawah pendingin modular utama, agar seluruhnya beroperasi secara harmonis.