Bahan Linen Mudah Lecek

Kekurangan bahan linen

Namun dengan segala kelebihan yang bahan linen miliki, bahan ini tidak mungkin sempurna namun juga memiliki kekurangan tersendiri berikut kekurangan dari bahan linen,

o Bahan yang mudah lecek

Bahan kain linen mudah untuk kusut dan mengkerut serta tidak bisa melakukan melipat bahan ini secara berulang diingat sifat bahan kain linen yang mudah kusut dan mengkerut sehingga bila melakukan pelipatan akan terlihat bekasan lipatan tersebut pada kain linen.

Kunjungi Website kami Disini !

Yuk tingkatin Wawasan Kamu tentang kemeja Disini!

o Bahan tidak elastis

Bahan kain linen memiliki elastisitas yang buruk sehingga hal ini membuat bahan linen mudah lecek serta bahan ini mudah untuk menjadi melara dan juga longgar dalam waktu ke waktu.

o Mudah terkikis

Dimana bahan linen ini mudah terkikis pada titik-titik tertentu contohnya seperti pada titik gesekan pada kerah dan hems. Bahan ini juga mudah rusak bila terkena pemutih, keringat dan jamur.

Cara yang tepat dalam merawat bahan linen

Untuk menjaga bahan linen agar tetap awet dan tetap nyaman dipakai dari waktu ke waktu berikut cara-cara yang dapat dilakukan untuk menjaga dan merawat bahan linen

o   Penggunaan air dingin untuk mencuci

Meskipun bahan linen merupakan bahan yang kuat, namun diingat bahwa bahan linen mudah mengalami penyusutan. Bahan linen lebih baik menggunakan air dingin atau menggunakan air hangat pada proses pencucian. Hindari penggunaan air panas yang akan mempercapat penyusutan pada bahan linen.

o   Penggunaan diterjen yang tepat

Ada beberapa cara untuk pemilihan deterjen untuk bahan linen yaitu dengan penggunaan deterjen yang lembut atau bisa menggunakan deterjen biasa yang campurkan dengan air hangat terlebih dahulu sebelum dicampurkan ke bahan linen, serta hindari penggunaan pelembut kain dan pemutih (meskipun pakaian berwarna putih)

o   Penggunaan sinar matahari 

Bahan linen lebih baik melakukan penjemuran dengan cara digantung dibawah terik sinar matahari dibandingkan penggunaan mesin pengering khusus untuk menghindari bahan menjadi kusut dan rusak. Jangan lupa untuk memastikan bahwa bahan linen sudah bersih dari sabun dan kotoran, bila masih tertinggal bahan linen akan bernoda karena terjadi proses oksidasi selulosa yang merupakan komponen utama pada bahan linen

o   Hindari pencampuran bahan-bahan berat pada proses pencucian

Handuk, hoodie, jeans, dan jaket harus melakukan pencucian terpisah dengan bahan linen, ditujukan agar sebaiknya bahan linen hanya dicuci dengan bahan atau kain yang ringan dan halus. Serta hindari mengerikan dengan cara memeras terlalu keras juga bertujuan untuk menghindari kerusakan pada struktur serat pada bahan linen.

o   Penggunaan steamer

Penggunaan streamer lebih direkomendasikan untuk merapikan pakaian berbahan linen meskipun dibandingkan dengan setrikaan steamer tidak memberikan hasil maksimal seperti yang diberikan oleh setrikaan, namun kusut, lecek, dan keriput pada bahan linen bisa membuat hasil kerja dari streamer menjadi maksimal. Dimana saat bahan kain linen menggunakan alat setrikaan harus menghindari sentuhan langsung dari permukaan setrika yaitu bisa dengan cara penggunaan kain yang diletakan di atas pakaian yang bahan linen untuk menghindari serat dari bahan linen rusak dan pudar.

o   Tidak melipat bahan linen

Menghindari melipat, lembih baik menggunakan gantungan pakaian untuk menyimpan pakaian berbahan linen di dalam lemari hal ini dilakukan untuk menghindari kusut, lecek, serta keriput yang lebih banyak saat ingin digunakan nantinya. Pastikan untuk memperhatikan kelembapan dari lemari agar bahan kain linen tidak lembab dan menjadi bau