Mau Berutang di Era New Normal, Apa Saja Pertimbangannya?

22140112 – limited time offer concept with stack of money and stopwatch in woman hands – shallow depth

Berminat pinjam dana pada saat memasuki era new normal karena kehabisan biaya? Saat ini tidak mudah mengajukan pinjaman lewat lembaga keuangan. Pasalnya hampir setiap lembaga keuangan juga berhati-hati menerima pengajuan aplikasi dari pada debitur di era pandemi.

Agar kondisi keuangan tetap bisa dipertahankan serta masih bisa berjalan sesuai dengan harapan, berikut adalah beberapa poin yang harus dipertimbangkan saat ingin mengajukan pinjaman dana, terutama lewat lembaga keuangan konvensional maupun perusahaan keuangan berbasis teknologi.  

1. Sadar dengan kondisi finansial 

Kondisi finansial masyarakat memang terpukul sejak adanya pandemi. Kondisi inilah yang semakin membuat kita harus menyadari kondisi finansial masing-masing. Jangan sampai mengajukan pinjaman di luar batas kemampuan. 

Cara mengukurnya sebenarnya sangat mudah. Formulanya, jangan pernah mengajukan pinjaman lebih dari sepertiga penghasilan yang didapatkan per bulan. Dengan begitu masih ada ruang yang bisa dieksplor untuk mengatur keuangan selama masa new normal. Terlebih jika pinjaman digunakan untuk modal usaha sampingan. Pengaturannya bisa diambil dari hasil usaha, sehingga keuangan pribadi tidak terlalu banyak terpengaruhi. 

2. Pilih bunga yang rasional 

Semua jenis pinjaman konvensional akan dikenai bunga. Bunga ini lah yang perlu diperhatikan lebih seksama. Termasuk biaya administrasi, biaya keterlambatan, dan biaya-biaya lain yang menyertainya. Artinya, kita perlu mengetahui produk pinjaman secara komprehensif sebelum mengajukannya agar mengetahui keuntungan serta risikonya.

3. Sesuaikan tenor dengan kemampuan

Setelah mengetahui besaran bunga, langkah selanjutnya adalah mempertimbangkan tenornya. Makin cepat makin baik karena makin sedikit bunga yang dibayarkan. Tetapi, jika kondisinya memaksa untuk memilih tenor yang panjang harus ada alasan yang kuat. Misalnya agar lebih mudah mengatur keuangan bulanan agar tidak terlalu sesak dengan kewajiban.  

4. Ketahui bunga dan cicilan lewat simulasi pinjaman

Kedua opsi sebelumnya sebenarnya bisa diketahui lewat simulasi pinjaman. Beberapa perusahaan pinjaman berbasis teknologi sudah memberikan simulasinya langsung dari aplikasinya sendiri. Sehingga debitur bisa mengetahui beban kewajiban, bunga, tenor dengan mudah hanya lewat aplikasi saja. Sehingga bisa menjadi bahan pertimbangan yang tepat sebelum mengambil pinjaman.

5. Pilih hanya perusahaan terdaftar di OJK

Hal yang tidak kalah penting adalah kepastian hukum. Pastikan memilih lembaga keuangan atau perusahaan yang sudah terdaftar di OJK. OJK memiliki sejumlah regulasi yang diantaranya bertujuan untuk melindungi debitur. Salah satu rekomendasinya adalah Kredivo, yang sudah memiliki aplikasi resmi dengan sistem simulasi pinjaman yang memudahkan membernya. 

Kredivo telah terdaftar resmi dengan nama PT FinAccel Digital Indonesia sebagai salah satu perusahaan fintech yang berada dalam pengawasan OJK dengan nomor registrasi S-236 / NB.213 / 2018.

Jika kamu tertarik mengajukan pinjaman cepat lewat aplikasi Kredivo, persyaratan berikut ini harus kamu penuhi ya:

  • Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Berusia antara 18 sampai 60 tahun
  • Berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon.
  • Berpenghasilan minimal Rp 3.000.000 per bulan

Kredivo yang memberikan kredit limit hingga Rp30 juta per member. Bunganya 2,95 persen per bulan dengan pilihan tenor 3 dan 6 bulan. Dari aplikasi Kredivo bisa terlihat simulasi pembayaran sehingga kita bisa mengetahui dana yang diterima maupun dan yang harus dibayarkan setiap bulannya sebelum akad.  

Kredivo memberikan kemudahan pinjaman secara online hanya lewat aplikasi yang dapat diunduh dari Google Play Store maupun App Store. Dana langsung ditransfer kepada rekening member secara online tanpa harus bertatap muka. Semua proses benar-benar bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja secara online.