Cara Tepat Merawat Hijab Printing Agar Tidak Mudah Rusak

Beberapa waktu belakangan, popularitas hijab printing semakin menguasai pasar hijab Indonesia. Kreasi motif hijab dengan model printing ini semakin beragam sehingga banyak hijabers yang tidak berpindah ke lain hati dari ragam hijab motif printing.

Apakah Anda juga termasuk bagian dari mereka? Jika iya, jangan hanya sibuk membeli dan bergaya dengan printed scarf ini ya, karena hijab model ini ternyata membutuhkan cara perawatan yang tepat agar motif dan warnanya tidak mudah rusak dan luntur. Mau tahu bagaimana cara perawatan yang tepat untuk hijab model ini? Kita bahas lebih lanjut, yuk!

Merawat Hijab Printing

Sebelum membahas lebih lanjut, Anda barangkali sering menemui permasalahan pada hijab model printing yang dikenakan baik itu hijab model lama atau hijab terbaru. Beberapa permasalahan yang menyelimuti hijab dengan motif printing adalah warnanya pudar, mudah kusut, tidak tegak ketika dikenakan, hingga motifnya berubah warna.

Kira-kira masalahnya kenapa, ya? Bisa jadi karena Anda salah dalam merawat dan mencucinya. Padahal ketika Anda membelinya, printed scarf biasanya dibanderol dengan harga yang mahal. Tentu sayang jika tidak terawat, kan?

Nah, jika Anda belum mengetahui bagaimana merawat hijab printing yang tepat,  yuk simak pembahasan di bawah ini!

Jangan sembarangan ketika mencucinya

Apakah Anda termasuk tim yang rutin mencuci hijab? Apalagi jika hijab yang dipakai itu-itu saja dan menjadi favorit, tentu Anda akan rutin mencucinya. Atau bisa jadi Anda menerapkan pola cuci-kering-pakai agar hijab kesayangan bisa dipakai terus menerus.

Wah, jika benar demikian, maka Anda perlu lebih berhati-hati saat mencucinya. Apalagi jika hijab yang rutin dicuci tersebut adalah hijab bermotif dengan kain sensitif. Maka Anda jangan pernah mencucinya di mesin cuci.

Anda perlu lebih telaten mencucinya dengan tangan sambil dikucek lembut agar motif, warna, dan serat kain tetap sama dengan hijab terbaru.  Jika perlu, pakailah sabun khusus untuk menghindari kerusakan pada hijab.

Jika memungkinkan, rendam air hangat terlebih dahulu

Agar bakteri yang menempel mudah hilang, Anda bisa merendam printed scarf kesayangan Anda sebelum mencucinya. Rendam beberapa saat menggunakan air hangat yang dicampur dengan sabun cuci pilihan Anda.

Jika hijab motif printing Anda memiliki noda yang sulit hilang, tambahkan sedikit baking soda untuk membantu menghilangkan noda yang membandel. Setelah direndam cukup lama, kucek pada bagian bernoda secara perlahan.

Jangan sampai terkena suhu tinggi

Ketika menjemur hijab dengan motif printing, sebaiknya tidak terkena matahari secara langsung. Cukup dijemur pada ruang yang tidak terlalu panas namun memiliki cukup angin. Anda juga tidak perlu menyetrikanya dengan suhu yang tinggi karena justru akan merusak serat hijab dan merusak motif kain. Ketika menyetrika pun, jangan lipat hijab sampai kecil karena akan menimbulkan garis-garis yang akan merusak penampilanmu ketika mengenakannya.

Simpanlah hijab dengan rapi

Dalam menyimpan hijab dengan model printed scarf atau apapun, sebenarnya tidak ada tata cara khusus dalam penyimpanannya. Namun Anda bisa menggunakan hanger khusus hijab agar tatanan hijab-hijab kesayangan Andalebih rapi meski bergelantung. Namun, jika Anda kurang menyukainya, melipat hijab dengan cara menggulungnya pada sebuah kotak bisa jadi alternatif pilihan.

Nah, agar hijab Anda tertata rapi dan mudah dicari ketika terburu-buru dalam memakainya, sebaiknya tatalah hijab-hijab Anda berdasarkan warna dengan menyesuaikan warna baju yang biasa digunakan.

Bagaimana? Sebenarnya tidak sulit kan merawat hijab printing kesayangan? Apapun hijab yang Anda miliki, baik itu hijab lama atau hijab terbaru, yuk biasakan diri untuk merawat hijab dengan tepat agar awet dan tetap cantik ketika dipakai.

Semoga artikel ini bermanfaat, ya!

Leave a Comment